Harga Fantastis Untuk Rolls Royce Klasik

Rumah lelang ternama RM Auction memang punya sejuta cara untuk menarik perhatian auto lovers di seluruh penjuru dunia.

Ford Mercury 1954 - Hot Rod Lokal Bergaya Slam Rodder

Tak hanya di dunia mobil retro, modifikasi di dunia mobil klasik pun cukup banyak dikenal.

Triumph Mayflower 1949 - Akhirnya Bisa Kembali Mengaspal

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Japanese Retro Car - Sexy 70s

Kemolekan tubuhnya sempat berjaya di era tahun 1970-an. Bentuknya yang tak lekang dimakan waktu


Makin tua makin jadi, itu lah istilah yang pantas disandang oleh Toyota DX lansiran 1980 milik Denny Pribadi yang telah diupgrade sektor luar, dalam juga engine specnya untuk memenuhi kebutuhan hobi akan drifting yang telah lama ia tekuni.


Semuanya memang berawal akan kegemarannya akan olahraga di aspal panas layaknya sebuah trek lintasan balap yang sarat dengan pemacu adrenalin. Mulai dari slalom, touring sampai sekarang yang sedang hangat-hangatnya Drifting juga diladeni oleh Denny dan DX tercintanya itu.


Begitu juga dengan enginenya, mulai dari non turbo saat ia gemar balap touring dengan memakai mesin 4AGE 1600 sampai dihibahkan dengan shortblock 7AFE yang membuat kapasitas dapur pacunya melonjak hingga 2000 cc saat ia tergila-gila dengan dunia selancar aspal alias drifting.Tak hanya itu saja ia lakukan untuk mendaptkan performa dan tenaga besar dari enginenya, selain mengadopsi shortblock 7AFE ia juga mongkolaborasikannya dengan satu set piston keluaran Wiseco dan camshaft custom WEBB cam Australia yang memiliki kategori Drift spec.  
Di sisi lain penunjang power tertambah dengan perangkat turbo kit SR20DET hasil comotan Nissan Silvia yang diteruskan dengan turbo timer keluaran Pivot. Demi menjaga keseimbangan kedua turbin yang terhubung dengan satu main shaft ini Denny menyematkan Blow Off keluaran HKS yang dipercaya dapat membuang pressure udara lebih pada manifold agar terjadi back spin pada turbin di dalam turbo chargernya. Dalam pengerjaan sekto mesin ia mempercayakan workshop Fast Forward Motoring yang berada di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Barat.


Selesai sedikit membahas mesin, kita loncat ke sektor eksteriornya. Tampang Toyota DX yang telah berusia kurang lebih 30 tahun ini tetap terjaga dengan baik, tak menghilangkan ciri khasnya sama sekali. Hanya saja cat putih yang menjadi dasarnya telah hiasi dengan cutting stiker dari pihak sponsor dan juga hijau daun yang bertuliskan mengenai kampanye go green.  
Bagian depan telah dicutom dengan beragam perangkat yang membuatnya memilki tampilan gahar, salah satunya dengan lip spoiler yang lalu terdapat cutting bertuliskan “Drifting itu Sehat” dan bagian juga di bagian belakangnya. “Yah memang sehat, karena drif juga sebenarnya termasuk kategori olah raga,” canda Denny.


Masuk kebagian interior, jangan kaget kalau hanya ada sebuah single jok keluaran Sparco, maklum mobil ini memang sudah peruntukan untuk di arena bukan untuk daily use. Tak lupa juga kelengkan balap seperti roll bar yang menyangga interio dan beberapa atribut lainya di bagian dashboard dan bagian belakangnya. Mulai dari panel indikator turbo boost, fuel, volt, water temp yang semuanya memakai keluaran Auto Gauge dan ditambah lagi dengan stier dari Personal dan perangkat pedal set keluaran Sparco.


Sedangkan bagian kaki-kakinya Denny tak banyak bicara karena memang masih on project perbaikan, hanya saja terlihat replica dari pelek Work Equip 03 yang berkolaborasi dengan ban Achilles ATR Sport berdimensi 195/50/R15 yang ditunjang dengan suspensi TRD di bagian depan-belakangnya.

Data&fakta:
Exterior : Spoiler depan custom/belakang JS Racing, Spion DX GT, Interior : Jok Sparco Blue, Panel Indikator, Turbo Boost, Fuel, Volt, Water Temp by Auto Gauge, Stier Personal, Shif knob TRD, Pedal Set Sparco. Engine : 7AFE+head 4AGE (7AGET), Camshft Custom WEBB Cam Australia Drift Spec, Piston&ring WISECO, Turbo Kit SR20DET, Turbo Timer Pivot, Blow Off HKS, Transmisi T.50, Volum Cilinder 2000 cc, konfigurasi exhaust 4:1. Kaki-kaki : replic eork Equip 03, ban Achilles ATR Sport 195/50/R15, Suspensi TRD (Depan-Blakang).

Sumber 

Triumph Mayflower 1949 - Akhirnya Bisa Kembali Mengaspal


( Majalah Online Mobil Klasik Retro ) Nama Triumph di Indonesia lebih dikenal sebagai produsen kendaraan roda dua. Namun tahukah Anda, jika produsen otomotif berbasis di Inggris ini sebenarnya dari dulu telah memproduksi juga kendaraan roda empat, yang salah satunya dilabeli dengan namaTriumph Mayflower? Nah...yang mengejutkan, mobil klasik yang diproduksi antara tahun 1949 hingga 1953 ini salah satunya ada di Indonesia lho...! Simak ulasannya berikut ini.
Triumph Mayflower 1949

Morgan 3 Wheeler Ramaikan Pasar Mobil Amerika

( Majalah Online Mobil Klasik Retro ) Bagi Anda para pecinta mobil klasik tiga roda, tentunya sudah katam akan ketenaran Morgan Motor Company yang merupakan produsen mobil asal Inggris dan telah banyak berkarya dalam membuat mobil tiga sejak tahun 1910. 

Ford Mercury 1954 - Hot Rod Lokal Bergaya Slam Rodder


( Majalah Online Mobil Klasik Retro ) Tak hanya di dunia mobil retro, modifikasi di dunia mobil klasik pun cukup banyak dikenal. Salah satunya yaitu bergaya Hot Rod. Nah...jika kita berbicara soal Hot Rod, berikut ini adalah salah satu contoh mobilnya yang ada di Indonesia.
Ford Mercury 1954 - Hot Rod Slam Rodder

Lamborghini 400GT Sang Legenda Paul McCartney di Lelang


Siapa yang tak mengenal Paul McCartney dengan band legendarisnya, The Beatles yang pernah merajai dunia permusikan di seluruh belahan dunia, pasti sudah banyakkan yang mengenalnya, baik di dunia entertaimment maupun musik.

Nah bagi para fansnya yang juga merupakan pecinta otomotif, ada kabar baik yang berhembus dari vokalis band legendaries ini, pasalnya pada 1 Juli 2011 mendatang, Paul McCartney akan melelang salah satu kendaraan kesayanganya berupa sebuah Lamborghini 400GT 2+2 lansiran 1967 dalam acara Goodwood auction by Bonhams.

Mobil yang diproduksi mulai dari tahun 1966-1968 ini memiliki spesifikasi hampir sama dengan kendaraan di Indonesia, yaitu memiliki stier di bagian kanan dan di perkirakan akan laku terjual antara kisaran £100.000 - 120.000 atau bila dicairkan dalam rupiah mencapai Rp 13.779.000 sampai Rp 16.534.800.

Tingginya harga Lamborghini 400GT yang telah mengusung mesin V12 dengan transmisi manual 5 percepatan dan dapat menghasilkan output power hingga 320 hp ini terbilang sangat wajar mengingat populasi mobil ini  hanya ada sekitar 247 unit saja.

Dalam acara pelelangganya, Lamborghini milik McCartney akan bergabung dengan beberapa line-up lainnya yang cukup mengesankan. Sedangkan puncak adalah akan dilelangnya mobil Langka Aston Martin DB2/4 Cabriolet tahun 1954, mobil yang sebelumnya dimiliki oleh pembalap Grand Prix legendaris, Innes Ireland.

Follow  @klasikretro 
 

The 3rd VW Rendezvous Bekasi – Ajang Silaturahmi VW Lover’s


Minggu 22 Mei 2011 lalu rupanya kawasan Tanggerang tepatnya di Citra Raya mendapat serbuan dari para penggemar kendaraan asal negeri Jerman yang cukup legendaries, Volkswagen alias VW yang mengelar acara The 3rd VW Rendezvous.

Acara yang digelar oleh komunitas VW Bekasi ini terbukti cukup sukses terlaksana, sekitar 150 kendaraan VW dari bergam varian dan baik dari kalangan umum maupun klub VW lainya turut merramaikan acara ini.

Adapun tujuan dari acara ini semata-mata adalah untuk ajang silaturahmi antar para pecinta VW, namun dari itu Hendry Waluyo selaku ketua VW Bekasi juga telah bersiap untuk mengadakan Jambore VW yang rencananya akan dilaksanakan pada 29 Mei mendatang di Cirebon.

Hendry cukup optimis dengan gelaran Jambore nanti, pasalnya akan ada beberapa tamu special dari negeri tetangga yang juga merupakan kaum pecinta VW yang akan turut serta menghadiri gelaran Jambore tersebut. Bahkan pada saat berlangsungnya acara silaturahmi ini saja, yang juga di hibur oleh aksi drifting dari salah satu anggotanya juga turut di hadiri oleh beberapa orang tamu dari Malaysia yang juga merupakan VW Lovers lho …

Ok … Sukses selalu yah untuk para VW Lover Bekasi maupun Pecinta VW lainya ….

Follow  @klasikretro 
 

Harga Fantastis Untuk Rolls Royce Klasik


Rumah lelang ternama RM Auction memang punya sejuta cara untuk menarik perhatian auto lovers di seluruh penjuru dunia. Maret ini, tepatnya tanggal 12 Maret 2011 di Amelia Island, Florida (USA), RM Auction akan melelang koleksi-koleksi klasik incaran para kolektor khususnya  mobil klasik.
Mulai dari Packard Model 1-48 Custom Runabout 1912,  Cadillac 4-Passenger Coupe 1913, Peerless 30 hp Open-Drive Landaulet 1910, Packard Model 30 7-Passenger Touring 1908 dan masih banyak seri-seri klasik lainnya akan ikut diboyong  pada perhelatan akbar lelang klasik ini.
Tapi bukan RM Auction namanya jika tidak bisa memboyong keluarga klasik asal Inggris, apalagi kalau bukan Rolls Royce. Si klasik nan elegan Rolls Royce akan diterbangkan langsung ke Amelia Island, bukan hanya satu atau dua seri saja yang akan dilelang, melainkan lima seri klasik kenamaan Rolls Royce akan menjadi rebutan para kolektor.
Berikut deretan keluarga Rolls Royce yang akan dilelang :
1.    Rolls-Royce Silver Ghost Open Drive Landaulette 1911
-    Chasis: 1979
-    Kisaran harga lelang : US $350,000-$500,000 ( Rp. 3,15 Milyar - 4,5 Milyar)
-    Spesifikasi:
     48 bhp, 7,248 cc side-valve six-cylinder engine, three-speed manual gearbox, front semi-elliptic leaf spring dan rear   three- quarter elliptic leaf spring suspension, dan two-wheel mechanical drum brakes.
Rolls-Royce Silver Ghost Open Drive Landaulette 1911 ini sebelumnya pernah menerima penghargaan, seperti Best in Class di Pebble Beach tahun 1993, Best in Class di Meadow Brook tahun 1996,  dan pernah dipamerkan juga sebelumnya di Amelia Island tahun 1998 silam.

2.    Rolls-Royce Phantom I Brougham Limousine de Ville 1927
-    Chasis: 78UF
-    Kisaran harga lelang: US $150,000-$250,000 ( Rp. 1,35 Milyar – 2,25 Milyar)
-    Spesifikasi:
40/50 hp, 7,668 cc overhead valve six-cylinder engine, dual ignition dengan coil dan magneto, four-speed manual transmission,           solid front axle with semi-elliptic leaf springs dan live rear axle dengan cantilever leaf springs, four-wheel servo-assisted           brakes. Wheelbase: 150"
Di era tahun 1920-an, Rolls-Royce Phantom I Brougham Limousine de Ville 1927 sempat menjadi trend mobil limosine se-Inggris Raya dan merupakan mobil spesial yang hanya dikhususkan untuk acara formal atau acara-acara berkelas.

3.    Rolls-Royce Phantom II Imperial Cabriolet 1929
-    Chasis: XJ 127 / JX 45
-    Kisaran harga lelang: US $125,000-$150,000 (Rp. 1,12 Milyar – 1, 35 Milyar )
-    Spesifikasi:
        120 bhp, 7,668 cc inline six-cylinder engine, four-speed manual gearbox, front and rear semi-elliptic leaf springs dan power-           assisted, four-wheel drum brakes. Wheelbase: 150"

 Rolls-Royce Phantom II Imperial Cabriolet 1929, sempat juga dipamerkan di Winterthur Spring Experience,  Radnor Hunt dan baru- baru ini juga dipajang di St. Michaels Concours. Seri klasik yang satu ini memang sudah biasa keluar masuk dan dipamerkan diacara-acara klasik kaliber dunia.

4.    Rolls-Royce PII Continental Drophead Sedanca 1934
-    Chasis: 147RY
-    Kisaran harga lelang: US $150,000-$250,000 ( Rp. 1,35 Milyar – 2,25 Milyar)
-    Spesifikasi: 40/50 hp, 7,668 cc overhead-valve six-cylinder engine, dual ignition with coil and magneto, four-speed manual transmission, solid front axle dan underslung live rear axle, both with semi-elliptic leaf springs, serta four-wheel servo- assisted brakes. Wheelbase: 150"

Dengan  interior bernuansa biru berlapis kulit dan tampak serasi dengan karpet yang juga berwarna biru  membuat Rolls-Royce PII Continental Drophead Sedanca 1934 terlihat semakin elegan dan menonjolkan kepribadian dari pemiliknya.

5.    Rolls-Royce Silver Cloud III Drophead Coupe 1963
-    Chasis: LSCX659
-    Kisaran harga lelang: US $350,000-$450,000 ( Rp. 3,15 Milyar – 4,05 Milyar)
-    Spesifikasi:
     200 bhp, 6,230 cc overhead valve V-8 engine with twin SU carburetors, three-speed automatic transmission, independent front suspension dengan coil springs dan live axle rear suspension dengan semi-elliptic leaf springs, four-wheel servo-assisted  hydraulic drum brakes. Wheelbase: 123"

Rolls-Royce Silver Cloud III Drophead Coupe 1963 memiliki cita rasa yang tinggi, elegan dan interiornya yang super mewah memang sangat menonjol di seri ini. Tidak salah jika seri Rolls Royce yang satu ini  disebut sebagai “The best car in the world” .
Berminat pada salah satu koleksi Rolls Royce ini? Atau sekedar ingin melihat perhelatan akbar seri klasik ini? Langsung saja booking penerbangan anda ke Florida….see u

Follow  @klasikretro